STRATEGI SUKSES BISNIS KULINER


Makanan merupakan salah satu kebutuhan utama manusia. Begitu pula bagi pria, selain perempuan, kebutuhan utamanya adalah makanan. Itu sebabnya membuka usaha restoran atau rumah makan tidak ada matinya. Bahkan saat terjadi krisis ekonomi pun, bisnis makanan merupakan salah satu bidang usaha yang tak terlalu terkena dampaknya. Bahkan malah banyak yang tetap ramai daN laris saat itu. Tentu saja, agar usaha rumah makan bisa berjalan lancar dan menguntungkan, juga tidak mudah. Banyak faktor yang dibutuhkan untuk menjadikan usaha tersebut bisa mencapai kesuksesan.

Langkah awal yang harus dilakukan adalah menentukan pilihan, makanan macam apa yang akan dijual. Bisa memilih menjual makanan yang sedang trend dengan cita rasa berbeda. Atau menjual makanan yang belum ada di satu daerah. Yang penting harus ada satu jenis makanan spesifik yang akan dijadikan andalan.

Setelah diputuskan jenis makanan yang akan dijual, masakannya harus dicoba dulu. Minta keluarga terdekat untuk mencicipinya. Setelah keluarga suka dengan kelezatannya, suruh teman-teman atau kenalan mencobanya juga. Setelah itu harus dicoba pula oleh orang-orang yang berbeda suku, sehingga masakan yang akan dijual nanti benar-benar bisa diterima secara universal.

Tahap tersebut memang membutuhkan waktu dan biaya cukup besar. Setelah yakin masakan itu banyak disukai orang, baru menjualnya untuk umum. Untuk mengawalinya jangan banyak menu yang ditawarkan, satu menu cukup, asal benar-benar spesifik dan lezat.

Jangan lupa, sebelum mulai membuka rumah makan, nama harus lebih dulu disiapkan. Dalam memilih nama harus hati-hati, jangan sampai membuat nama, ternyata sudah ada yang lebih dulu memakainya, sehingga muncul persoalan di kemudian hari. Nama yang merupakan brand harus dipatenkan, agar tak akan diambil orang bila terkenal dan sukses di kemudian hari. Nama tersebut harus dipajang di lokasi sebagai papan nama atau spanduk. Usahakan desainnya bagus, dan tidak banyak tulisan yang dicantumkan.
Cukup nama restoran serta masakan andalannya. Contohnya, Ayam Bakar Wong Solo, Soto Pak Sadi, Es Teler 77 dan lain sebagainya. Nama tersebut akan menjadi citra spesifik bagi rumah makan tersebut, dan bisa gampang diingat oleh para pelanggan. Jangan sampai membuka rumah makan tanpa nama khusus, misalnya hanya Restoran Ayam Goreng. Kalau suatu saat pindah tempat, akan menyulitkan pelanggan untuk mengingat dan mencarinya.

Tahap berikutnya adalah memilih lokasi. Jangan mengambil lokasi dekat bengkel, jangan pula di dekat tempat orang-orang menongkrong atau pangkalan yang berkesan kumuh, dan kalau bisa di areal teduh penuh pepohonan. Di lokasi tersebut harus ada sarana untuk parkir yang cukup memadai. Bisa pula memilih lokasi yang di sekitarnya sudah ada rumah makan terkenal. Karena biasanya mereka sudah melakukan survei terlebih dahulu ketika akan memutuskan membuka restoran di lokasi tersebut.

Kalau mau mempopulerkan makanan baru memang sebaiknya dari daerah dulu, karena lebih cepat hasilnya. Setelah berhasil dan punya brand yang kuat di daerah, baru membuka di Jakarta. Strategi mengepung dulu sebelum masuk Jakarta seperti itu telah saya nikmati keberhasilannya dalam mengembangkan Rumah Makan Wong Solo.

Hal yang juga penting diperhatikan selain pelayanan adalah menjaga kualitas makanan atau masakan yang dijual. Masakan yang tak habis hari ini, jangan dijual lagi keesokan harinya. Dengan begitu kualitas masakannya akan terus terjaga. Hindari menjual masakan yang tidak segar sisa kemarin. Karena sekali konsumen kecewa dengan kualitas atau rasa yang kurang enak, bisa tak akan kembali lagi. Bahkan bisa pula menceritakan kepada orang lain keburukan tersebut, dan akan berakibat semakin menjatuhkan nama baik rumah makan itu.

Interaksi dengan para pelanggan sebagai kegiatan public relations juga cukup penting. Sempatkan diri mendatangi pelanggan dengan keramahan, kalau perlu ikut melayaninya, dan selalu bertanya apa keluhan mereka. Perhatikan masukan dari setiap pelanggan, untuk meningkatkan kualitas makanan dan pelayanan. Upayakan untuk selalu membuat pelanggan betah dan mau kembali lagi.

Setelah banyak pelanggannya, undang wartawan untuk mencoba masakan sekaligus melakukan wawancara. Kalau bisa buat sensasi positif, karena itu perlu sebagai bagian strategi promosi agar bisa dipublikasikan di media cetak dan media elektronik.

Popularitas itu memang sangat bermanfaat dalam menunjang kesuksesan sebuah usaha. Ada pepatah Jawa yang berarti, cari nama lebih dulu, dan keuntungan akan datang kemudian. Itu sebabnya, sangat penting memopulerkan nama rumah makan atau restoran yang Anda kelola. Nama atau brand sangat terkait dengan value. Dan untuk membangun brand atau nama itu, seorang pengusaha harus berani mengeluarkan biaya yang tidak kecil jumlahnya.

Ketika pelanggan sudah mulai banyak, lakukan penambahan menu masakan dan minuman, agar pelanggan tidak bosan, dan bisa memberikan banyak pilihan makanan. Sebelum memasarkan menu baru, jangan lupa menguji kelezatannya dengan meminta orang orang dari berbagai macam suku seperti sebelumnya. Setelah benar-benar sukses dan terkenal, mulai melakukan pengembangan usaha dengan membuka cabang di tempat lain. Mengembangkan usaha paling menguntungkan adalah dengan sistem franchise atau waralaba. Selain tingkat kegagalannya kecil, juga tak perlu mengeluarkan modal sendiri.

Untuk mengembangkan usaha restoran yang punya keunikan sendiri, cukup terkenal, dan banyak pelanggannya paling tepat memang dengan sistem waralaba. Sebuah usaha layak diwaralabakan jika memiliki empat, persyaratan, memiliki keunikan dan keunggulan dengan usaha sejenis, terbukti sukses dan menguntungkan, memiliki standarisasi rasa, harga serta pelayanan, dan yang keempat usaha tersebut mudah diaplikasikan atau dioperasikan.
Pemilik usaha yang mewaralabakan mereknya (franchisor) tak perlu repot-repot menyediakan modal untuk ekspansi usaha, karena itu akan disediakan oleh pihak yang menggunakan merek (franchisee). Dan keuntungan bagi franchisee, tak perlu kerja keras untuk membangun merek yang biasanya membutuhkan biaya besar dan waktu cukup lama.
Idealnya usaha rumah makan dikembangkan dengan model waralaba setelah memiliki tiga outlet. Dengan begitu akan lebih meyakinkan dan lebih mudah menarik minat calon franchisee.

Setelah memetik kesuksesan dan usaha semakin berkembang, jangan lupa menyisihkan 10% keuntungan untuk beramal kepada orang yang lebih susah.

Dari: Ciputraentrepreneurship.

Sebuah Sukses Mendunia Untuk Industri Franchise


Terdapat ribuan bisnis waralaba di seluruh dunia. Mana yang paling berhasil?

Pasar global saat ini sebagian besar tergantung pada industri waralaba, yang memberikan konsumen kenyamanan dan keandalan merek atas toko yang sudah mereka tahu dan kenal. Kontribusi ekonomi waralaba di Amerika Serikat adalah sama dengan sekitar 4 $ ekonomi - sekitar $ 835.000.000.000 setahun. Lebih dari 9,5 juta orang memegang pekerjaan dalam bisnis waralaba, dan tahun depan ekonom memprediksi bahwa industri waralaba akan memberikan kontribusi lebih dari $ 2 triliun untuk ekonomi AS.

Waralaba secara langsung bertanggung jawab untuk mendistribusikan produk untuk konsumen di seluruh dunia, dan industri telah berkembang secara ekstensif selama beberapa dekade terakhir. Pada 1007, International Franchise Association Komite Internasional melakukan survei yang menunjukkan bahwa hampir 2 / 3 dari anggotanya saat ini telah beroperasi di lokasi internasional, dan hampir 75% mengatakan bahwa mereka berencana untuk memulai atau menyerbu operasi internasional mereka. Area yang paling sering target operasi waralaba AS adalah Timur Tengah, Eropa Barat, Eropa Timur, dan Selatan dan Amerika Tengah. Dan berkat perubahan peraturan yang ditetapkan oleh Federal Trade Commission, sekarang lebih mudah dan lebih murah untuk waralaba yang berbasis di luar Amerika Serikat untuk memasuki pasar dalam negeri.

Meskipun waralaba biasanya terkait dengan pasar Amerika Serikat, model bisnis dasar telah didirikan di seluruh dunia, dan sekarang ada banyak operasi waralaba besar yang tidak berbasis di Amerika Serikat. Bahkan, hampir 15% dari waralaba yang tercantum dalam daftar Global Top 100 Franchise disusun oleh Franchise langsung tidak berbasis di Amerika Serikat. Sebagai contoh, perusahaan Kumon yang memproduksi dan mendistribusikan produk-produk pendidikan anak-anak berbasis di Jepang. NaturHouse merupakan nutrisi Spanyol dan waralaba kesehatan, Expense Reduction Analysts adalah waralaba konsultasi berbasis di Inggris, dan pengisi ulang kartrid printer perusahaan, Cartridge World, yang berbasis di Australia.

Daftar Franchise Direct tentang 100 waralaba atas global didominasi oleh industri restoran cepat saji (QSR), yang menyumbang enam dari sepuluh waralaba atas dan 20% dari total atas 100 waralaba. Bahkan di tengah resesi ekonomi, industri QSR telah terbukti tangguh dan sukses, dan tidak seperti bisnis lainnya, restoran cepat saji diharapkan untuk terus tumbuh di tahun-tahun mendatang. kenyamanan mereka dan nilai anggaran memudahkan bagi konsumen untuk mengatur kehidupan mereka sehari-hari, dan membuat lebih mudah untuk memiliki pengalaman makan di luar, yang menjamin bahwa mereka akan terus merendahkan restoran.

Waralaba global Top memiliki beberapa hal kesamaan yang berkontribusi terhadap keberhasilan operasional mereka. nama-nama merek yang kuat diakui di seluruh dunia, dan konsumen mengaitkan nama merek dan logo dengan produk dan layanan yang mereka kenal dan percaya. Sebagai contoh, McDonald's memiliki lebih dari 32.000 toko yang terletak di lebih dari 60% dari negara-negara di seluruh dunia. Ronald McDonald dan Golden Arches telah mendapatkan pengakuan universal di antara konsumen. Dengan Kolonel Sanders sama, dan tanda KFC diakui di seluruh dunia dengan lebih dari 15.000 restoran. Waralaba lain yang menikmati pengakuan merek yang kuat adalah 7-Eleven Crowne Plaza, dan Holiday Inn.

Top 10 franchise bisnis global, menurut Franchise Direct adalah:
McDonald's
Subway
7-Eleven
Grup Hotel International Hotel
Pizza Hut
KFC
Burger King
A & W Restoran
Ace Hardware Corporation
NaturHouse

Yang terus-menerus membongkar hambatan perdagangan internasional telah mengakibatkan ekonomi global yang waralaba lebih kuat dan lebih beragam, dan dapat mencapai skala ekonomi tidak seperti sebelumnya. waralaba terkemuka sekarang memiliki sumber daya yang mereka butuhkan untuk tumbuh dan menyebar ke emerging market. Para waralaba atas seluruh dunia telah membuktikan keberhasilan mereka dalam ekspansi internasional, menguasai tantangan linguistik dan bisnis, dan beradaptasi dengan perbedaan budaya untuk membantu bisnis mereka cocok mulus. Contoh yang ditunjukkan oleh perusahaan-perusahaan terkemuka saat ini waralaba dapat memberikan contoh yang berharga bagi perusahaan kecil untuk digunakan sebagai model untuk satu hari membuat tanda dan peringkat antara 100 waralaba terbaik di dunia.

Sumber : Buzzle.com